Riwayat Negeri yang Haru: Cerpen KOMPAS Terpilih 1981-1990; 2006
Detail Buku
Genre
Deskripsi
Tidak bisa bersuara keras secara politis, lalu mengalihkan perhatiannya pada empati publik yang kalah sebagai kontras dari ketentraman politis dan ideologis yang dipropagandakan pemerintah kala itu. Mungkin hal inilah yang dimaksud dengan “perlawanan dalam diam” di kalangan sastra. Hampir seluruh dari ke-55 cerpen ini a-politis dan a-ideologis, dalam arti tiadanya gugatan-gugatan – tersembunyi atau tidak – pada kenyataan politik dan ideologi (Orde Baru pada masa itu) yang sangat menekan. Begitulah isi dari sebagian kumpulan cerpen buah tangan A.A. Navis, Danarto, Emha Ainun Nadjib, Hamsad Rangkuti, begitu juga Radhar Panca Dahana “Riwayat Negeri yang Haru”.











